|
|
|
|
Diklat Prajabnas Golongan III Tahun 2010 |
|
Sunday, 28 February 2010 |
 Akhirnya setelah 14 (empat belas hari) hari yang dimulai pada tanggal 14 Februari sampai dengan 27 Februari 2010 sebanyak 79 orang CPNS yang terdiri dari 72 orang CPNS Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan 7 orang CPNS dari Universitas Negeri Sam Ratulangi (UNSRAT) yang mengikuti Diklat Prajabatan Nasional Golongan III Kementerian Pendidikan Nasional telah ditutup secara resmi oleh Kepala LPMP Gorontalo Ibu Hj. Luizah F. Saidi, MPd.
Dalam sambutannya Ibu Luizah menekankan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai unsur utama sumber daya aparatur negara mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Sosok PNS yang mampu memainkan peranan tersebut adalah PNS yang mempunyai kompetensi yang diindikasikan dari sikap dan perilakunya yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayanan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
"Tentu untuk dapat membentuk sosok PNS seperti itu perlu dilaksanakan pembinaan melalui jalur pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang mengarah kepada upaya peningkatan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, negara, dan tanah air; kompetensi teknis, manajerial dan atau kepemimpinannya, dan efisiensi, efektivitas, dan kualitas pelaksanaan tugas yang dilakukan dengan semangat kerja sama dan tanggung jawab sesuai dengan lingkungan kerja dan organisasinya", lanjut Ibu Luizah.
"Dan alhamdulillah pelaksanaan diklat prajabnas yang telah dipusatkan di LPMP Gorontalo dengan peserta Prajabnas adalah sebanyak 79 orang CPNS Golongan III dari 2 (dua) universitas terkemuka di regional sulawesi telah berjalan dengan baik, aman dan tertib. Semoga kita semua dapat lebih memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman, dan pemberdayaan masyarakat sehingga tercipta aparatur yang mampu berperan sebagai pembaru dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa", demikian harapan Kepala LPMP Gorontalo dalam sambutannya menutup kegiatan diklat tersebut. |
|
|
Harmonisasi Program LPMP dengan Kab/Kota |
|
Friday, 29 January 2010 |
 “Dalam rangka meningkatkan pemahaman akan tugas pokok dan fungsi serta program-program LPMP Tahun 2010 dan menunjang visi misi LPMP Gorontalo diperlukan adanya Harmonisasi program LPMP Gorontalo dengan dinas Pendidikan Nasional se-Provinsi Gorontalo untuk menginformasikan dan mengkoordinasikan program LPMP Gorontalo Tahun Anggaran 2010 sehingga diharapkan ada koordinasi dan penyamaan persepsi antara LPMP Gorontalo dengan pihak-pihak yang terkait dengan pendidikan di daerah Gorontalo”, demikian sambutan Kasubag Umum LPMP Gorontalo Eky Aristanto P. Punu, SE. MM selaku Penanggungjawab Kegiatan dalam kegiatan Harmonisasi Program LPMP Gorontalo Tahun Anggaran 2010 di Pemda Bone Bolango pada tanggal 27 Januari 2010 yang lalu.
Hal ini bertujuan untuk mencapai adanya kesepahaman antara LPMP Provinsi Gorontalo dengan unsur dinas pendidikan se-provinsi Gorontalo sebagai mitra strategis dalam pengembangan dan pelaksanaan program LPMP Gorontalo mengenai program program – program LPMP Provinsi Gorontalo Tahun Anggaran 2010. Oleh karena itu tentunya hasil yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah selain memperkenalkan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan ( LPMP ) Gorontalo sebagai UPT Pusat melaksanakan Visi dan Misi Lembaga sesuai dengan Grand-Desain LPMP; harmonisasi program LPMP sesuai DIPA Tahun Anggaran 2010; dan kemudian ini yang lebih penting yaitu adanya persamaan persepsi dan komitmen untuk pengembangan pendidikan di Gorontalo sesuai dengan standar pendidikan nasional, sambung Kasubag menjelaskan.
Sebelumnya kegiatan serupa ini telah dilaksanakan pada tanggal 22 s/d 23 Januari 2010 di Dikpora Prov. Gorontalo dengan Ketua Tim yaitu Bapak Ato Rahman MPd., dan Diknas Kab. Gorontalo Utara dengan Ketua Tim yaitu Ibu Dra. Hasmi Dumbi, MPd.
Berikutnya pada tanggal 25 s/d 26 Januari 2010 di Diknas Kab. Pohuwato yang dikomandani oleh Bapak Drs. Amin N.Nusi, MPd.; di Diknas Kab. Boalemo dengan Ketua Tim Bapak Simon Marada, Ssi. MM., sementara itu di Diknas Kota Gorontalo oleh Bapak Masranudin, Mpsi;serta Diknas Kab. Gorontalo Tim dipimpin oleh Bapak Bobby A. Gani, Ssi.
Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah unsur Dinas Pendidikan se- Provinsi Gorontalo, Pengawas Sekolah, ketua KKPS, MKPS,KKKKS,MKKS,KKG dan MGMP se-Provinsi Gorontalo. |
|
|
Penyerahan Bantuan Peralatan ICT untuk KKG/MGMP |
|
Friday, 11 December 2009 |
|
 Bantuan Peralatan ICT untuk guru di daerah terpencil sekab. Bone Bolango telah diserahkan oleh Kasubag Umum LPMP Gorontalo, Bapak Eky Aristanto P. Punu SE,MM Senin (07/12) lalu di Aula LPMP Gorontalo kepada 14 kelompok KKG/MGMP, yang disaksikan oleh pejabat dari Diknas Bone Bolango.
Hal ini adalah salah satu wujud program Dirjen PMTPK Depdiknas yang telah merancang program peningkatan kompetensi guru daerah terpencil melalui pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG)-SD dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)-SMP se-propinsi Gorontalo yang berbasis Information and Communication Technologies (ICT).
Perincian bantuan Peralatan ICT untuk Kab. Bone Bolango tersebut yakni, 42 buah laptop, 14 buah modem untuk akses internet, 14 buah printer dan 14 buh LCD, yang masing-masing Kelompok KKG/MGMP memperoleh bantuan 3 buah Laptop, 1 buah Printer, 1 buah LCD, dan 1 buah Modem untuk akses internet.
Kasubag Umum LPMP Gorontalo, Bapak Eky Aristanto P. Punu SE, MM. mengharapkan bantuan laptop tersebut digunakan dengan baik sesuai peruntukannya yakni untuk meningkatkan kualitas guru di daerah terpencil. “Jadi dengan adanya laptop dan fasilitas pendukungnya yang memungkinkan untuk akses internet, diharapkan dapat membuka wawasan para guru sehingga pada akhirnya bisa memperkaya informasi dan bahan ajar serta bisa mengakses berbagai informasi terkini mengenai pendidikan,” harap Eky saat itu. Lebih jauh Eky mengharapkan kualitas lulusan siswa semakin baik setelah pemberian bantuan tersebut.
Eky mengatakan, LPMP Gorontalo sebelumnya telah memfasilitasi pendidikan dan latihan kepada para guru penerima bantuan tersebut di LPMP Gorontalo agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik. Ia mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para guru karena peralatan ICT yang diberikan tergolong berteknologi tinggi dan membutuhkan keahlian untuk mengoperasikannya.
Setelah mengikuti pelatihan di LPMP, para guru menjadi master teacher. Artinya, mereka akan melatih sesama rekan guru dengan bantuan tim dari LPMP,” kata Eky. Kemudian nantinya tim teknis dari LPMP Gorontalo akan kembali mendatangi para guru penerima bantuan tersebut untuk melakukan pengecekan. “Kita akan cek lagi untuk memastikan peralatan tersebut sudah dimanfaatkan dengan baik atau belum. Jika belum maka kita akan mengevaluasi permasalahannya sehingga dapat diatasi,” kata Eky.
Prinsipnya, tegas Eky, peralatan tersebut harus digunakan dengan baik sesuai peruntukannya. Karena itu tujuan utamanya untuk meningkatkan kualitas guru di daerah terpencil dapat tercapai. Dengan mengakses internet dari Laptop yang dibagikan tersebut, kata Eky, para guru dapat mengakses informasi mengenai dunia pendidikan. “Terutama mengenai kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang selama ini dikeluhkan guru di daerah terpencil,” jelas Eky. |
|
| | |
|
|
|
People Online |
|
We have 3 guests online |
|
Jumlah Pengunjung |
 | Today | 118 |  | Yesterday | 644 |  | This week | 1809 |  | This month | 6296 |  | All | 33869 |
|
|
|