Bimtek Pengawas Untuk Pengumpulan Data PMP Tahun 2018

Kebutuhan akan data mutu pendidikan semakin terasa adanya, hal ini bukan hanya terinformasi dari pihak sekolah, pegawas sekolah, dinas pendidikan namun juga ternyata data mengenai mutu pendidikan di suatu daerah dibutuhkan oleh bagian perencanaan/BAPPEDA bahkan oleh institusi luar yang akan memberikan bantuan kepada sekolah, misalnya Bank Dunia. Hal ini karena pentingnya data dipakai sebagai acuan untuk melaksanakan perencanaan maupun implementasi suatu program.

Kemendikbud, dalam hal ini Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengembangkan program kegiatan Pemetaan Mutu Pendidikan serta aplikasi yang mendukung pengumpulan, pengolahan dan pemaparan 8 Standar Nasional Pendidikan di seluruh sekolah Indonesia, baik yang berada didalam negeri maupun di luar negeri. Program dan aplikasi , juga instrumen yang digunakan untuk menyerap masukan ini tentunya memiliki kekurangan, oleh karena itu dalam implementasinya selalu dilakukan perbaikan-perbaikan. Pada tahun 2018 ini, selain penyesuaian pada instrumen, penekanan pada Pengawas sebagai individu yang berwenang memverifikasi dan memvalidasi isian instrumen, aplikasinya pun sudah dikembangkan ke versi lanjutan.

LPMP Gorontalo menyambut hal tersebut dengan melaksanakan Bimbingan Teknis Pengawas Pengumpulan Data Mutu Pendidikan yang diselenggarakan tanggal 4 s.d. 6 Juni 2018 di LPMP Gorontalo. Sebanyak 139 orang Pengawas dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK diundang mengikuti Bimtek tersebut. Disamping itu, mengingat pengembangan aplikasi PMP 2018 perlu juga dipahami oleh operator sekolah, dalam kegiatan tersebut sebanyak 30 orang operator sekolah dilibatkan dengan maksud agar terdapat pemahaman yang sama antara Pengawas dan Operator sekolah mengenai iplementasi program dan aplikasi pemetaaan mutu pendidikan.

Kepala LPMP Gorontalo, Drs. Amin N. Nusi, M.Pd, dalam arahannya baik pada saat membuka kegiatan maupun saat penutupan kegiatan, tak henti hentinya menegaskan agar “Kejujuran” dalam mengisi instrumenlah yang paling utama dalam pelaksanaan pemetaan ini. Hal ini pun di ulang kembali oleh para fasilitator saat berada di dalam kelas.

Seksi Sistem Informasi sebagai penanggung jawab program ini merangkai kegiatan Bimtek ini dengan berbagai informasi yang terkait dengan harapan keberhasilan penyelesaian pengisian instrumen yang dapat efektif dan efisien sehingga “Rapor Mutu” dapat diperoleh lebih cepat, sekitar bulan November 2018. (ep)