Bimtek Inventarisasi BMN
0 Komentar 181 pembaca

Bimtek Inventarisasi BMN

LPMP Gorontalo

Perubahan paradigma baru dalam pengelolaan Barang Milik Negara / asset Negara yang ditandai dengan dikeluarkannya PP No 27 Tahun 2014 yang merupakan peraturn turunan dari UU No 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara telah memunculkan optimisme baru best practices dalam penataan dan pengelolaan asset negara yang lebih tertib, akuntabel dan transparan. Pengelolaan asset yang professional dan modern dengan mengedepankan good governance di satu sisi diharapkan akan mampu meningkatkan kepercayaan pengelolaan keuangan Negara dari masyarakat/stake-holder.

Sehubungan dengan hal tersebut, LPMP Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Inventarisasi Barang Milik Negara selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 17 s.d. 19 Juni 2019 bertempat di LPMP Gorontalo. Peserta kegiatan ini adalah pegawai LPMP Gorontalo, Kantor Bahasa dan BAN SM Gorontalo.

Dalam sambutannya, Kepala LPMP Gorontalo Drs. H. Amin N. Nusi, M.Pd mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menangani problematika pengelolaan asset negara yang muncul dari laporan BPKP atas Optimalisasi penggunaan asset Negara yang kurang lebih terdapat tiga isu pokok yang harus mendapat perhatian, yaitu mengenai penataan kembali tertib administrasi dan penggunaan asset negara, pengembangan database BMN yang akurat dan komprehensif, serta pengamanan asset negara secara hukum dan/atau fisik.

Masih menurut Amin Nusi, adapun kondisi yang berlaku di LPMP Gorontalo tidak jauh berbeda, yakni masih terdapat asset yang belum terinventarisir dengan baik sesuai peraturan yang berlaku sehingga sering menimbulkan perbedaan data yang ada dalam database aplikasi BMN dengan kondisi nyata dilapangan. Karenanya masih diperlukan langkah-langkah penertiban BMN untuk mengelola asset negara yang lebih akuntabel dan transparan, sehingga mampu mengoptimalkan penggunaan dan pemanfataannya untuk menunjang fungsi pelayanan kepada masyarakat/stakeholder.

Kepada teman-teman peserta diharapkan lebih serius mengikuti bimtek ini agar mendaptkan gambaran kondisi sekarang berapa besar nilai seluruh asset negara beserta kondisi riil, baik itu bersumber dari APBN maupun dari sumber perolehan lainnya yang sah, sehingga ketersediaan database BMN yang komprehensif dan akurat dapat terwujud, penggunaan dan pemanfaatan asset negara sesuai peruntukannya, serta mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dalam bidang pendidikan, harap Kepala LPMP mengakhiri sambutannya.

Kasubbag Umum LPMP Gorontalo sebagai koordinator dalam kegiatan ini menjelaskan bahwa narasumber utama dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Gorontalo. Adapun harapannya kepada peserta selain dapat memperoleh pengetahuan tentang penatausahaan Barang Milik Negara, peserta dapat memahami tata cara menginventarisasi Barang Milik Negara. Dan yang tak kalah pentingnya tentu output dari bimtek ini akan mendapatkan data yang akurat tentang kondisi dan keberadaan Barang Milik Negara untuk terpenuhinya data BMN di masing masing ruangan/gedung LPMP Gorontalo.

 

Author

Administrator Web
Profil Administrator Web

Administrator Web LPMP, Seksi Sistem Informasi LPMP Gorontalo

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Back to Top